Pintu

Kamu di dalam.
Tertidur di lembab kamar yang sungguh nyaman.
Menulis satu, dua, hingga tiga bait rasa lelah.
Hari ini membuatmu begitu lunglai.
Keringat bergegas menyerang lantai.
Maka sambut istirahatmu.
Agar esok tidak lagi terlalu siang.

Aku di luar.
Menyoroti malam lewat tiang lampu.
Menyiapkan jalan tetap lapang, ketika tiba waktu pijakmu.
Aku di luar.
Masih dalam petang.
Bernafas bersama tumbuh – tumbuhan.
Agar tak sedikitpun kamu bersedih kehilangan udara.
Kehilangan lentera yang menerjunkan mimpi.
Tempat yang ingin kamu kunjungi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s