Sayup

Tersadur.
Mengemasi runtuhan tidur tersisa.
Belum juga terjaga.
Mengendus coretan nama di dinding itu.
Nama itu…
Tidak mudah membuatnya hidup, melihat dan tersenyum kepadaku.
Aku tetap tenang sampai hari ini.
Pada apa yang telah terjadi.
Aku mengalah.
Mengetuk jalan hingga aku disadarkan oleh pecahan kaca.
Aku tidak berada di tempat yang semestinya.
Aku akan pulang dan bernyanyi.
Berharap sayup ini masih sempat terdengar.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s