Ketika Danur Tak Lagi Beraroma Busuk

Danur

Selamat malam bagimu alam yang sebentar lagi memendam. Aku masih menulis hari ini. Bukan takut akan badai matahari atau berharap tulisanku memikat hati Katy Perry, dan membiarkannya menciumku. Aku mau cerita apa ya sehari tadi.

Oh oya, aku baru saja menyelesaikan Danur, hasil karya Risa Saraswati atau lebih maklum bernama panggung Sarasvati. Danur dalam arti umum adalah air yang keluar dari jasad yang telah mati. Ini membuka perspektif tentang apa yang ingin digulirkan Risa dalam perjalanan alfabetnya. Aku membelinya seminggu lalu di Gramedia dan baru mulai kubaca kemarin. Aku butuh waktu luang untuk membacanya lekas tanpa jeda. Buku 216 halaman yang hampir seluruhnya melambungkan materi dari dunia luar. Di luar kemampuan manusia biasa. Seru juga. Satu yang aku pahami dari buku ini, paling tidak sampai saat ini adalah berinteraksi dengan hantu tidak semengerikan kelihatannya. Juga tak semenyenangkan bayangan manusia-manusia bodoh yang ingin beradu wajah dengan “mereka”. Itu tidak mudah, bung! Kisah Risa yang menggemari sekaligus membenci kemampuannya menjadi situasi yang perlu dicermati.

Banyak pelajaran. Banyak halaman. Dan yang pasti banyak hantu yang harus kalian hafalkan namanya di buku terbitan “Bukune” ini.

Oh iya, kalau kalian menganggap buku ini akan menceritakan adegan ranjang atau minimal adegan sabun mandi, maka kalian harus mulai mematikan televisi siluman juga mengacuhkan rumbai-rumbai film bergenre horor di bioskop kesayangan anda. “Mereka” tidak memakai bikini dan membawa fotografer ke kolam renang.

Aku belum mengulas banyak. Belum merenangi lebih jauh lagi tentang buku ini. Secepatnya. Walaupun sudah selesai, perlu sedikit waktu tambahan agar bisa menyatu dan menjadikannya hangat di kepala. Buku ini membuatmu sangat dingin. Kalau kamu manusia yang beruntung, tentu sudut matamu akan hangat oleh kumpulan air yang entah dari mana datangnya.

Bacalah kawan, dengan asupan Album Story of Peter juga tembang baru Risa berjudul sama dengan buku corat-coretnya. Kompilasi mata dan telinga yang akan mempesona.

Advertisements

4 thoughts on “Ketika Danur Tak Lagi Beraroma Busuk

  1. Aku belum sempat beli novel ini, aku tau novel ini karena Risa hadir di Radio Show. Dan aku tertarik untuk mencoba membacanya. Mudah2an postingan ini menjadi referensi.

    • Maturnuwun. Iya baca ayo baca novelnya. Dan saya pastikan tiap pembacanya punya imajinasi sendiri untuk membuat orang lain tertarik juga. Dibaca dengan tembang Danur plus satu album Story of Peter, lebih mengena daripada segelas kopi. 😀

  2. Bukunya enak dibaca, jd pengin kenal peter and d gank, kebeneran sama nasibnya sama risa bisa liat yg begituan jg, jd nyambung trus dpt feelnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s